REFLEKSI TERBIMBING MODUL 3.3.A.6
Pada tahapan pembelajaran ini, ada banyak informasi penting yang saya dapatkan sampai pada titik ini. Modul dengan judul Kepemimpinan yang berdampak pada murid di isi dengan berbagai sumber-sumber yang menguatkan pemaham saya tentang arti pentingnya kepemimpinan murid di sekolah. Ada beberapa pertanyaan yang menjadi bagian refleksi saya pada modul kali ini,diantaranya:
- Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid?
- Apa yang mengejutkan yang Anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid?
- Apa yang berubah yang akan Anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini?
- Apa yang menantang bagi Anda untuk memahami apa yang disampaikan dalam modul ini?
- Sumber-sumber dukungan yang saya miliki untuk membantu saya menyusun program yang berdampak pada murid.
1. Apa Yang Menarik bagi anda setelah mempelajari pengelolaan program yang
berdampak pada murid?
Yang menarik bagi saya setelah mempelajari bagian ini adalah bahwasanya ada banyak pihak dan peran yang harus dilibatkan dalam sebuah penyusunan program. Kepala sekolah sebagai pemimpin di unit kerja diharapkan bisa membuat kreasi-kreasi baru, ide dalam melahirkan sebuah program yang tentunya program yang berpihak kepada murid. Peran seorang kepala sekolah memegang peran yang sentral, karena dengan kepemimpinan kepala sekolah yang kreatif serta bisa merangkul semua tenaga pendidik dan kependidikan serta aset - aset lain maka sebuah program yang dibuat akan bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan.
Dengan membuat serta menyusun program yang berpihak kepada murid, akan bisa menumbuhkembangkan disiplin positif yang dimiliki oleh murid sebagai profil pelajar pancasila. Dalam proses kepemimpinan murid dalam belajar perlu mengacu pada tiga aspek yang diharapkan bisa menumbuhkembangkan kepemimpinan murid yaitu Aspek Suara (Voice), Aspek PIlihan (Choice) dan Aspek Kepemilikian (ownership).
Suara (Voice) adalah pemberian kesempatan bagi murid untuk berkolaborasi dan membuat keputusan dengan orang dewasa seputar apa dan bagaimana mereka belajar dan bagaimana pembelajaran mereka dinilai.
Pilihan (Choice) menurut beberpaa peneliti bahwa Memberikan pilihan pada murid dapat memberdayakan murid, mendorong keterlibatan dan bisa meningkatkan motivasi yang tentunya akan berdampak positif pada tumbuh kembang murid.
Kepemilikan (Ownership) menumbuhkan rasa kepemilikan akan mengacu
pada pada rasa keterhubungan ,keterlibatan murid dalam sebuah proses belajar.
Disamping ketiga aspek tersebut ada
komunitas yang dapat membantu menumbuhkembangkan kepemimpinan murid diantaranya
komunitas keluarga, Komunitas kelas/antar kelas, komunitas sekolah, Komunitas
sekitar sekolah, Komunitas yang lebih luas. Keterlibatan komunitas ini akan
berperan penting dalam mengembnagkan kepemimpinan sekolah, namun yang tak kalah
pentingnya adalah kejelian dalam memilih program sekolah yang sudah disepakati
dan bagaimana mengelolannya.
2. Apa
yang mengejutkan yang Anda temukan dalam proses pembelajaran tentang
pengelolaan program yang berdampak pada murid?
Yang mengejutkan yang saya temukan dalam proses pembelajaran tentang
pengelolaan program yang berdampak pada murid adalah bahwa peran keterlibatan
murid nampak jelas dalam program tersebut. Mereka tidak lagi hanya menjadi
objek, namun sudah menjadi subjek yang menjadi pengerak/agen dalam
pembelajaran. Paradigma lama yang selama ini beranggapan bahwa murid itu hanya
menerima saja apa yang diberikan oleh guru, namun sekarang paradigma itu sudah
berubah yaitu murid menjadi berperan aktif, dan punya keberanian untuk
menyatakan pendapat, ide-ide mereka sesuai dengan pilihan mereka, jadi peran
guru hanya menjadi fasilitator serta mendampingi murid untuk mencapai pemahaman
yang dimaksud.
3.Apa yang berubah yang akan Anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini?
Setelah melihat perkembangan yang murid dapatkan terkait dengan pemberdayaan mereka terhadap sebuah program. khususnya dalam pembelajaran maka saya mencoba menerapkan ketiga aspek tersebut( Suara, PIlihan dan Kepemilikan) secara bertahap dalam proses pembelajaran, mulai dari hal sederhana penyusunan layout kelas, bentuk penugasan, kesepakatan kelas dan lain-lain. meskipun bukan hal yang mudah namaun, saya mencoba optimis dengan langkah/perubahan awal yang saya lakukan akan berdampak pada waktunya kelak.
4. Apa yang menantang bagi Anda untuk memahami apa yang disampaikan
dalam modul ini?
Yang menantang bagi saya tentunya bagaimana mengubah pola pikir (mindset) serta kebiasaan yang selama ini menjadi sebuah pola pikir dan kebiasaan, dalam hal ini perlu adanya kesempatan dan memberikan ruang kepada murid untuk menerapkan ketiga aspek yang menjadi pertimbangan bagi saya dalam memberdayakan murid (Suara, PIlihan dan Kepemilikan). Dengan memberikan ruang yang cukup kepada murid, maka akan dapat menumbuh kembangkan sifat positif bagi murid yang akan mereka praktekkan di ruang kelas,lingkungan sekolah maupun di lingkungan yang lebih luas lagi.
5. Sumber-sumber dukungan yang saya miliki untuk membantu saya
menyusun program yang berdampak pada murid.
Ada banyak sumber dukungan yang saya
miliki untuk menyusun program yang berdampak pada murid, yaitu Kepala Sekolah
selaku pembuat keputusan, Rekan tenaga Pendidik dan Kependidikan yang ada
lingkungan sekolah, Murid, orangtua murid, lingkungan sekolah dan lingkungan
sekitar sekolah/masyarakat. Dengan berkolaborasi bersama sumber-sumber dukungan
tersebut, maka saya punya keyakinan akan bisa menjalankan program yang
berdampak pada murid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar