Selasa, 31 Mei 2022

Aksi Nyata Modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya di SD NEGERI 5 KATERBAN

Aksi Nyata Modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya di  

SD NEGERI 5 KATERBAN

Seorang pemimpin pembelajaran harus mampu memetakan 7 aset sumber daya di sekolah yang terdiri atas aset manusia, aset sosial, aset fisik, aset finansial, aset politik, aset lingkungan dan aset agama dan budaya. Pemetaan aset berpedoman pada prinsip Asset Based Thinking atau berpikir berbasis aset untuk memaksimalkan potensi yang ada di sekolah.



Ambil Pelajaran : Kegiatan pembelajaran seperti apa yang menyenangkan bagi murid ?
Hasil tahapan : pembelajaran yang menyenangkan seperti pembelajaran diluar kelas dengan menggunakan permainan yang murid inginkan


Gali mimpi : Apakah pembelajaran yang menyenangkan serta berpihak pada murid dapat meningkatkan motivasi belajar murid untuk mewujudkan merdeka belajar serta memiliki profil pelajar pancasila
Hasil tahapan : dengan membuat pembelajaran yang meyenangkan serta berihak kepada murid maka motivasi belajar akan meningkat karena suasana pembelajaran sesuai dengan apa yang dinginkan murid dan kepemimpinan murid dalam pembelajaran akan dilatih sehingga dapat mewujudkan karakter pelajar pancasila


Jabarkan Rencana : pembelajaran  seperti apa yang menyenangkan serta berpihak pada murid
Hasil tahapan : Pembelajaran yang berdiferensiasi dengan memhami kebutuhan belajar murid serta membimbing murid untuk dapat menjadi pemimpin pembelajaran




Atur Eksekusi atau Deliver : Kegiatan pembelajaran seperti apa yang bisa menyenangkan serta berpihak pada murid
Hasil tahapan : Kegiatan pembelajaran dengan permainan atau games yang mereka inginkan dengan memperhatikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai disamping itu dalam pembelajaran penanaman karakter profil pelajar pancasila dimasukkan sehingga pembelajaran dapat bermakna dan berpihak kepada murid




Untuk memaksimalkan potensi yang ada disekolah seorang pemimpin pembelajaran harus menggunakan manajemen perubahan menggunakan perubahan Inkuiri Apresiatif model BAGJA sebagai cara menginisiasi sebuah perubahan positif berdasarkan aset yang ada untuk tujuan pembelajaran yang berpihak kepada murid. Dalam aksi nyata modul 3.2 ini, saya akan melakukan pemetaan terhadap aset sekolah, berdasarkan aset tersebut, saya bersama komunitas sekolah merancang sebuah perubahan yang bertujuan menciptakan suasan pembelajaran yang menyenangka serta berpihak pada murid dengan aset yang dimiliki oleh sekolah.

A. Latar Belakang

Aset atau sumber daya hal baku dalam menunjang kemajuan sekolah, untuk itu saya mencoba bersama komunitas sekolah memetakan dan mengelola aset yang ada  menggunakan pendekatan Inkuiri apresiatif model BAGJA, dengan model ini akan memaksimalkan manfaat aset bagi ekosistem sekolah dan mendukung pembelajaran dikelas.

Lingkungan sekolah adalah ruang yang sangat berharga bagi penghuninya khususnya murid dan guru, wellbeing  murid akan terbentuk manakala proses pembelajaran murid sangat menyenangkan didukung  dan berpihak pada murid. saya bersama komunitas sekolah berupaya melakukan inisiasi perubahan dengan merancang kegiatan yang menyenang kan serta berpihak kepada murid untuk mewujudkan merdeka belajar dan meciptakan karakter profil pelajar pancasila pada murid.

B.Tujuan

Pemetaan dan pengelolaan aset atau sumber daya dilakukan untuk meningkatkan kemajuan sekolah baik kuantitas maupum kwalitas, meningkatkan kebahagiaan, kesenangan, kenyamanan murid "Well-being", mewujudkan kepemimpinan murid, sekolah yang berpihak kepada murid menuju profil pelajar Pancasila, sehingga sekolah mempunyai harapan peningkatan kualitas pendidikan secara umum. 

C.Tolak Ukur

Tolak ukur inisiasi perubahan di sekolah saya adalah tercapainya suasana sekolah yang menyenangkan serta tercapainya kualitas pembelajaran yang lebih berpihak kepada murid untuk menanamkan profil pelajar pancasila pada murid

D.Dukungan Yang dibutuhkan

Aksi nyata ini diperlukan adanya kolaborasi dan gotong royong semua aset sekolah khususnya aset manusia, Kepala sekolah, teman sejawat, murid, tenaga kepegawaian, komite sekolah, orang tua murid, dukungan sarana prasarana, aset finansial dan semua komunitas terlibat baik aktif maupun pasif.

E. Linimasa Tindakan Yang akan Dilakukan

Dalam melaksanakan aksi nyata ini saya menggunakan prosedur BAGJA antara lain :

1. Buat pertayaan : Bagaimana suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berpihak pada murid dan Bagaimana menumbuhkan karakter baik pada murid

Hasil tahapan : suasana pembelajaran yang menyenangkan dapat meningkatkan motivasi belajar pada murid karena pembelajaran berpihak kepada murid

REFLEKSI

Feeling atau Perasaan

Perasaan yang dirasakan saat melaksanakan aksi nyata ini antara lain menyenangkan bisa menumbuh kembangkan kepemimpinan murid, mengelola sumber daya atau aset yang dimiliki sekolah, melatih murid melakukan perubahan-perubahan sesuai impian dan harapan murid tentang pembelajaran yang menyenangkandan berpihak kepada murid.

Finding atau Pembelajaran

Berpikir berbasis aset atau asset based thinking memberikan pembelajaran baik kepada guru maupun murid dari sebuah perubahan, Guru sejatinya menuntun,memfasilitasi murid agar mendapatkan hal yang bermanfaat untuk bekal dalam hidup bermasyarakat.

Future atau Penerapan ke depan

Sebagai pemimpin pembelajaran haruslah bisa memetakan 7 aset atau sumber daya yang ada di sekolah dan mengelola aset atau sumber daya yang ada untuk kepentingan pembelajaran yang berdampak pada murid. Aksi nyata pengelolaan aset sekolah bisa saya terapkan secara konsisten dalam membuat  sebuah perubahan

Hal yang tidak kalah penting adalah mengubah pola pikir khususnya tenaga pendidik dari pemikiran lama yang cenderung negatif, berbasis kekurangan, dan kelemahan ke arah pola pikir positif yang berbasis pada kekuatan yang akan membuka harapan dan impian  bagi murid kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar