BEST PRACTICES
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATERI LOMPAT JAUH MELALUI MODIFIKASI ALAT PERAGA PEMBELAJARAN DARI BOTOL AIR MINERAL DAN KARDUS BEKAS
Lokasi :
SD Negeri 5 katerban Kec. Baron Kab. Nganjuk
Lingkup Pendidikan : Sekolah Dasar ( SD )
Tujuan yang ingin dicapai : Meningkatkan motivasi belajar
peserta didik dalam materi lompat jauh
Penulis :
M. Agud Irwanto
Tanggal :
28 September 2022
A.
SITUASI:
ANALISIS IDENTIFIKASI MASALAH
Kondisi yang menjadi
latar belakang masalah
1. Anak
cenderung lebih suka bermain HP untuk game dari pada digunakan untuk belajar
2. Tidak
adanya bak lompat disekolah mengakibatkan materi digantikan dengan materi lain
3. Media pembelajaran yang digunakan kurang menarik sehingga materi yang diterima masih kurang dipahami peserta didik
Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan
Praktik pembelajaran ini menurut saya sangat penting untuk dibagikan karena saya kira banyak guru yang mengalami permasalahan yang sama dengan permasalahan yang saya alami sehingga praktik ini diharapkan selain menjadi motivasi diri saya sendiri diharapkan juga bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan guru lain
Apa yang menjadi peran
dan tanggung jawab anda dalam praktik ini
Sebagai guru saya mempunyai tanggung jawab untuk melakukan proses pembelajaran secara efektif dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat dan merancang pembelajaran yang inovatif sehingga tujuan pembelajaran dan hasil pembelajaran lebih meningkat sesuai dengan yang diharapkan
B.
Tantangan :
Apa saja yang menjadi
tantangan untuk mencapai tujuan tersebut?
Berdasarkan Hasil
wawancara dan kajian literatur penyebab permasalahan dari tujuan
yang ingin dicapai yaitu meningkatkatnya motivasi belajar peserta didik dalam
pembelajaran materi lompat jauh diantaranya :
1.
Rendahnya motivasi belajar
peserta didik dalam materi lompat jauh
2. Minat
belajar belajar peserta didik rendah karena
tidak adanya alat peraga yang digunakan
3.
Materi
yang disajikan kurang menarik
4.
Media
pembelajaran belum berbasis ICT
Dari penyebab diatas tantangan yang dihadapai guru yaitu :
1. Guru harus dapat merancang pembelajaran yang inovatif yang
mengandung unsur unsur keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication,
Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan
unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam satu komponen maupun tahapan rencana pembelajaran serta menyenangkan.
2. Perlunya penggunaan media / alat peraga yang tepat dan
lebih menarik dengan mengintegrasikan ICT/TPACK dalam proses pembelajaran.
3. Pemilihan model pembelajaran serta metode pembelajaran yang tepat dengan disesuaikan karakter materi pembelajaran dan peserta didik yang mengandung unsur unsur keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam satu komponen maupun tahapan rencana pembelajaran serta berorientasi pada pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi
Siapa saja yang terlibat
Dilihat dari tantangan tersebut dapat disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi adalah tantangan tentang kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dan tantangan motivasi belajar peserta didik
C.
Aksi :
Langkah-langkah apa
yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan
Langkah
-
langkah
yang harus dilakukan oleh guru sesuai tantangan yang dihadapi antara lain :
1.
Rendahnya motivasi
belajar :
Strateginya dalam pembuatan rancangan pembelajaran dikemas semenarik mungkin dan mengandung unsur unsur keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan pembelajaran bebasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan mengintegrasikan ICT/TPACK dalam pembelajaran sehingga mempermudah pemahaman peserta didik pada materi yang sedang dipelajari selain itu manfaat ICT/TPACK dalam pembelajaran juga dapat mengemas materi pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga memungkinkan terjadinya interaksi antara pembelajaran dengan materi yang sedang dipelajari. Pengintegrasian ICT/TPACK dalam pembelajaran dapat berupa video dan slide PPT power poin yang menarik dan menyenangkan sehingga terjadi peningkatan motivasi dan minat belajar peserta didik.
Bagaimana prosesnya,
siapa saja yang terlibat
Proses dalam merancang pembelajaran inovatif yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan mengintegrasikan ICT / TPACK dalam pembelajaran berupa video pembelajaran dan slide PPT power poin yang menarik sehingga peserta didik lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran serta membuat peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran
Apa saja sumber daya
atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
Sumber daya yang diperlukan yaitu pemahaman guru tentang pembuatan RPP dan merancang pembelajaran yang inovatif yang berorientasip ada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan pembelajaran yang berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan mengintegrasikan ICT / TPACK dalam pembelajaran berupa video pembelajaran dan slide PPT power poin yang menarik sehingga peserta didik lebih antusias dan lebih aktif dalam proses pembelajaran karena proses pembelajaran berpusat pada peserta didik.
2.
Pemilihan dan penggunaan alat peraga :
Langkah - langkah yang harus dilakukan oleh guru sesuai tantangan yang dihadapi antara lain :
Strateginya penggunana meida / alat peraga pembelajaran dikemas semenarik mungkin dan menyenangkan dengan mengintegrasikan ICT/TPACK dalam pembelajaran berupa video pembelajaran dan slide PPT power poin dan memodifikasi alat peraga yang digunakan
Bagaimana prosesnya,
siapa saja yang terlibat
Proses yang dilakukan dalam pemilihan dan penggunaan alat peraga dengan memperhatikan kebermanfaatan dan karakteristik materi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Pembuatan alat peraga ini dimulai dari menyiapkan alat dan bahan serta merancang cara pengunaannya saat pembelajaran
Apa saja sumber daya
atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
Sumber daya yang diperlukan berupa media pembelajaran berupa video pembelajaran dan slide PPT power poin dan modifikasi alat peraga yang berasal benda disekitar lingkungan sekolah dari botol air mineral dan kardus bekas
3.
Pemilihan model dan metode pembelajaran :
Langkah
-
langkah
yang harus dilakukan oleh guru sesuai tantangan yang dihadapi antara lain :
Strategi yang dilakukan guru dalam memilih model dan metode pembelajaran perlu mempertimbangkan karakteristik peserta didik dan karakteristik materi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Disini guru memilih pembelajaran PBL (Problem Bassed Learning)
Bagaimana prosesnya,
siapa saja yang terlibat
Proses pemilihan model ini didasarkan pada penguasaan guru terlebih dahulu untuk mempelajari apa saja model model dalam pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi pelajaran dan guru juga harus memahami karakteristik peserta didik dengan melihat kemampuan awal dan kebiasaan peserta didik. Dengan demikian untuk materi lompat jauh ini menurut saya model pembelajaran PBL sangat lah tepat karena berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam satu komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Selain peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran peserta didik juga dapat melatih kemampuan peserta didik untuk berpikir tingkat tinggi (HOTS) dengan menganalisa permasalahan yang terjadi serta mencari solusi alternatif dalam penyelesaian masalah itu sendiri.
Apa saja sumber daya
atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
Sumber daya yang diperlukan antara lain pemahaman kompetensi guru akan model pembelajaran PBL dengan melihat karakteristik pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Serta guru mempelajari materi pembelajaran yang terdapat di buku guru dan buku peserta didik dan mengintegrasikan pembelajaran ICT/TPACK dalam pembelajaran
D.
Refleksi Hasil dan dampak
Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah
hasilnya efektif? Atau tidak efektif?
Mengapa?
Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang dilakukan dirasa hasilnya efektif hal tersebut tampak
saat proses pembelajaran peserta didik tampak lebih aktif
1.
Dengan merancang pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan
pembelajaran abad 21 atau
4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity),
kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam satu komponen
maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order
Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi dan mengintegrasikan ICT/TPACK
dalam pembelajaran serta penggunan alat peraga yang dimodifikasi mampu
meningkatkan pemahaman peserta didik terkait materi pembelajaran dan pencapaian
tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
2. Dengan pemilihan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam satu komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi
Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan,
Respon peserta didik terhadap proses pembelajaran sangat senang dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran hal tersebut terlihat selama proses pembelajaran berlangsung dan peserta didik mampu merefleksikan pembelajaran dengan baik. Hal tersebut dikarenakan rancangan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi serta mengintegrasikan ICT/TPACK dalam proses pembelajaran untuk mempermudah pemaham peserta didik terhadap materi pembelajaran yang sedang dipelajari.
Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari
strategi yang dilakukan?
Faktor keberhasilan ini ditandai dari penguasaan guru terhadap pemilihan model pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Serta kemampuan guru mengintegrasikan ICT/TPACK dalam proses pembelajaran sebagai bukti guru mampu merancang pembelajaran yang inovatif dalam mengembangkan RPP yang dibuat
Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
Pembelajaran yang dapat diambil dari
keseluruhan proses yang telah dilakukan yaitu dalam meningktakan motivasi
peserta didik dalam belajar guru perlu merancang pembelajaran yang inovatif
dengan memilih model pembelajaran yang tepat yang berorientasi pada keterampilan pembelajaran abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration,
Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur
lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajaran dan HOTS (Higher Order
Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi agar peserta didik menjadi aktif dan
pembelajaran berpusat pada peserta didik serta mengintegrasikan ICT/TPACK
dalam pembelajaran untuk mempermudah penyampaian materi dan mencapai tujuan
pembelajaran yang diharapkan
