Minggu, 20 Maret 2022

KONEKSI ANTAR MATERI 2.2.a.9. Pembelajaran Sosial Emosional

                                               M. AGUD IRWANTO

SD NEGERI 5 KATERBAN

CGP ANGKATAN 4 KAB. NGANJUK

 

KONEKSI ANTAR MATERI 2.2.a.9. Pembelajaran Sosial Emosional

 

Menurut Ki Hajar Dewantara, pengajaran budi pekerti tidak lain adalah menyokong perkembangan hidup anak-anak lahir dan batin, dari sifat kodrati menuju arah peradaban dalam sifatnya yang umum. Pengajaran ini berlangsung sejak anak-anak hingga dewasa dengan memperhatikan tingkatan perkembangan jiwa mereka. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat, Selain Penguatan Pendidikan Karakter, Penguatan Pembelajaran Sosial dan Emosional yang ditujukan untuk jenjang pendidikan usia dini hingga menengah juga sangat penting dalam kegiatan pembelajaran.

Pembelajaran Sosial Emosional sangatlah penting, karena dengan mengenali sosial emosional anak didik kita dapat mementukan langkah apa yang akan kita ambil kedepan. Pembelajaran Sosial dan Emosional adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini memungkinkan anak dan orang dewasa di sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional.

Keterkaitan antara materi pembelajaran sosial dan emosional berbasis kesadaran penuh dengan pembelajaran berdiferensiasi, Pembelajaran sosial dan emosional bertujuan:


1. memberikan pemahaman, penghayatan dan kemampuan untuk mengelola emosi (kesadaran diri)

2. menetapkan dan mencapai tujuan positif (pengelolaan diri)

3. merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain (kesadaran sosial)

4. membangun dan mempertahankan hubungan yang positif (keterampilan membangun relasi)

5. membuat keputusan yang bertanggung jawab. (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab)

Pembelajaran Sosial Emosional yang berbasis kesadaran penuh dengan pembelajaran berdiferensiasi akan berdampak baik bagi anak didik. Dengan pembelajaran ini kita sebagai pendidik dapat memahami potensi anak didik kita.

Adapun Cara penerapan Pembelajaran Sosial Emosional adalah dengan cara :

1. Rutin ( diluar waktu belajar sekolah )

2. Terintegrasi dalam pembelajaran

3. Protokol ( sesuai dengan budaya atau aturan sekolah )

Keterkaitan pembelajaran sosial emosinal dengan Visi misi CGP adalah nilai dan peran yang ingin dicapai yaitu membangun profil pelajar Pancasila melalui budaya positif dalam ekosistem sekolah yang memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid hingga tercapai merdeka belajar sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman dan praktek pebelajaran yang berhamba pada anak melalui pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial emosional ( PSE ).

                        MINDFULNESS --------- EMPATI ----------- RESILIENSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar